Showing posts with label ESPA4221. Show all posts
Showing posts with label ESPA4221. Show all posts

Wednesday, October 18, 2017

Modul 9 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

Modul 9 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

ESPA4221 - TEORI EKONOMI MIKRO



RANGKUMAN

MODUL 9

Keseimbangan Umum dan Kesejahteraan





Kegiatan Belajar 1

Pertukaran dan Produksi

          Pada analisis keseimbangan parsial, ketika akan menentukan harga keseimbangan dan kuantitasnya dalam pasar, digunakan asumsi dasar bahwa aktivitas dalam pasar hanya mempunyai sedikit pengaruh atau bahkan tidak mempunyai efek sama sekali terhadap pasar lainnya. Padahal dalam kenyataannya hal ini tidak mungkin. Sedangkan pada analisis keseimbangan umum, harga keseimbangan dan kuantitas pada semua pasar ditentukan secara serentak, dan secara eksplisit akan memberikan efek umpan balik.
          Ketergantungan antara dua pasar dalam hal kebijakan harga juga disebabkan oleh efek timbal balik. Dalam perdagangan, akan terjadi efisiensi ekonomi jika nilai MRS kedua konsumen sebanding. Dengan menggunakan diagram kotak edgeworth dapat diketahui perdagangan manakah yang menguntungkan dan perdagangan manakah yang menyediakan barang - barang secara efisien di antara konsumen.
          Sebuah alokasi disebut efisien jika pada satu titik, nilai MRS kedua konsumen sebanding. Alokasi yang efisien dapat juga dilihat dari persinggungan antara dua kurva indiferen masing -masing konsumen yang terdapat dalam kurva kontrak. Sebuah alokasi merupakan efisien Pareto jika barang - barang tidak dapat direlokasi untuk membuat keadaan seseorang menjadi lebih baik tanpa membuat keadaan orang lain menjadi tambah buruk.
          Produksi yang efisien akan dicapai bila pasar - pasar input bersaing. Dalam persaingan sempurna pada pasar tenaga kerja dan kapital maka upah rata - rata akan sama pada semua industri. Dari input - input produksi yang tetap, dapat diproduksi berbagai kombinasi produk yang bermacam - macam, hal ini yang disebut dengan batas kemungkinan produksi ( production possibility frontier ). 
          Supaya terjadi ekonomi yang efisien, proses produksi harus dilakukan pada biaya produksi yang minimum dan dihasilkan kombinasi produk yang sesuai dengan kesediaan masyarakat untuk membayarnya.



Tes Formatif 1

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1. Jika menginginkan terjadinya efisiensi ekonomi maka nilai MRS kedua konsumen yang melakukan perdagangan seharusnya .....
A. berbanding terbalik
B. sebanding
C. bernilai positif
D. bernilai nol

2. Titik B pada gambar di bawah ini mengilustrasikan telah terjadinya perdagangan yang .....

Modul 9 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

A. saling menguntungkan
B. saling merugikan
C. tidak ada yang diuntungkan dan tidak ada yang dirugikan
D. saling menguntungkan

3. Sebuah alokasi akan efisien jika barang - barang tidak dapat direlokasi untuk membuat keadaan seseorang menjadi lebih baik tanpa membuat keadaan orang lain menjadi bertambah buruk, hal ini disebut dengan efisiensi .....
A. Pareto
B. Kaldor
C. Smith
D. Samuelson

4. Berapa nilai MRT, jika 4 buku harus diserahkan untuk mendapatkan 2 sepatu ?
A. 4
B. 3
C. 2
D. 1

5. Ekonomi memproduksi output secara efisien, hanya jika pada setiap konsumen berlaku .....
A. MRS = MRT
B. MRS > MRT
C. MRS < MRT
D. MRS = 2X MRT


Kegiatan Belajar 2

Kesejahteraan

          Optimal Pareto terjadi jika menjadi hal yang tidak mungkin untuk membuat seseorang menjadi lebih baik kecuali dengan membuat orang lain menjadi lebih buruk. Seberapa besar penilaian seseorang terhadap sesuatu dapat diketahui dengan menanyakan kepada orang tersebut berapa banyak yang mau dia korbankan untuk mendapatkannya. 
          Jika semua individu mempunyai nilai yang relatif sama terhadap semua produk maka hal tersebut yang dinamakan konsumsi yang efisien. Sedangkan produksi yang efisien akan terjadi jika nilai MRS semua faktor pada semua sama. Untuk efisiensi produk campuran, nilai yang subjektif dari X dalam bentuk Y harus sebanding dengan biaya marjinalnya. 
          Perbaikan Pareto adalah sebuah perubahan sosial di mana setidaknya satu orang memperoleh keuntungan dan tidak ada yang dirugikan. Sedangkan yang disebut dengan perbaikan Kaldor adalah perubahan dari pemberian sebuah output campuran yang didistribusikan dengan cara yang telah diberikan untuk output campuran yang mungkin dapat menguntungkan untuk mengompensasi pihak yang dirugikan ketika meneruskan keuntungan mereka sendiri.



Tes Formatif 2

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1. Sebuah situasi di mana tidak mungkin untuk membuat keadaan seseorang menjadi lebih baik kecuali dengan membuat keadaan orang lain menjadi lebih buruk. Situasi tersebut disebut dengan .....
A. optimal - Kaldor
B. optimal - Pareto
C. minimal Kaldor
D. minimal Pareto

2. Disebut titik apakah di mana kedua konsumen menempati nilai yang sama untuk X relatif terhadap Y ?
A. Titik efisiensi
B. Titik sebanding
C. Titik optimal
D. Titik minimal

3. Konsumsi yang efisien membutuhkan semua individu mempunyai nilai yang relatif ..... pada semua produk.
A. lebih besar
B. lebih kecil
C. sama
D. tetap

4. Apakah yang memerlukan MRS yang sama di antara faktor - faktor pada semua industri ?
A. Konsumsi yang efisien
B. Distribusi yang efisien
C. Produk campuran yang efisien
D. Produk yang efisien

5. Efisiensi produk campuran membutuhkan nilai yang subjektif dari X dalam bentuk Y yang harus sebanding dengan biaya .....
A. marjinalnya
B. produksinya
C. pajaknya
D. faktor produksinya
 

KEMBALI KE ATAS :

- Modul 1 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro


Tuesday, October 17, 2017

Modul 8 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

Modul 8 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

ESPA4221 - TEORI EKONOMI MIKRO



RANGKUMAN

MODUL 8

Eksternalitas dan Barang Publik



Kegiatan Belajar 1

Eksternalitas

          Eksternalitas terjadi ketika sebuah aksi atau keputusan seseorang atau sekelompok manusia menimbulkan biaya atau memberi keuntungan pada pihak lain, serta tidak ada mekanisme kompensasi. Eksternalitas terdiri dari eksternalitas positif dan eksternalitas negatif.
          Jika sebuah perusahaan mempertimbangkan harga dan biaya marjinal, dan tidak terdapat eksternalitas maka yang mendapatkan keuntungan adalah mereka yang mengonsumsi hasil produksi perusahaan tersebut.
          Yang dimaksud dengan biaya marjinal pribadi adalah sejumlah tertentu uang yang harus dibayarkan oleh konsumen untuk mengonsumsi unit tambahan dari sebuah barang tertentu. Sedangkan biaya kerugian marjinal adalah kerugian tambahan yang ditimbulkan karena peningkatan aktivitas yang menyebabkan eksternalitas sebanyak satu unit.

      Lima tindakan dasar sebagai solusi dari masalah eksternalitas adalah :
  1. Pemerintah menetapkan pajak dan subsidi.
  2. Tawaran dan negosiasi pribadi.
  3. Peraturan dan prosedur yang sah.
  4. Penjualan atau pelelangan hak untuk membebankan eksternalitas, dan
  5. Peraturan langsung pemerintah.



Kegiatan Belajar 2

Barang Publik dan Sumber Daya Bersama

          Barang publik adalah suatu barang yang dapat dinikmati oleh setiap orang dalam suatu masyarakat, baik orang tersebut menginginkannya atau tidak. Sedangkan yang dimaksud dengan barang pribadi adalah suatu barang yang dapat dibagi dan disediakan untuk masing - masing individu yang berbeda, dengan tidak terdapat keuntungan eksternal atau dikenakan biaya oleh yang lain.
          Sering kali terjadi free ride problem di mana sebagian masyarakat yang tidak membayar untuk suatu barang publik turut merasakan manfaat dari barang publik tersebut. Sering kali terjadi ketidakpuasan masyarakat terhadap barang publik yang telah disediakan oleh pemerintah, hal tersebut dikarenakan preferensi setiap orang sulit untuk diketahui sehingga barang publik yang disediakan oleh pemerintah kurang optimal.


BERIKUTNYA :

- Modul 9 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

Monday, October 16, 2017

Modul 7 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

Modul 7 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

ESPA4221 - TEORI EKONOMI MIKRO



RANGKUMAN

MODUL 7

Ketidakpastian dan Informasi



Kegiatan Belajar 1

Konsep Dasar Ketidakpastian

          Ketidakpastian selalu menimbulkan risiko sehingga seseorang memerlukan alat ukur dalam upaya untuk memprediksi seberapa besar serta merisiko yang akan mereka hadapi di masa yang akan datang sebagai konsekuensi pengambilan keputusan yang akan dilakukan dalam memilih sesuatu. Dengan alat ukur tersebut manusia berharap dapat meminimalisasi risiko.
          Probabilitas adalah kemungkinan sebuah peristiwa terjadi di masa yang akan datang sedangkan ekspektasi nilai merupakan sebuah ukuran dari kecenderungan nilai sebuah risiko. Dalam menghadapi ketidakpastian, konsumen cenderung memaksimalkan ekspektasi nilai.



Kegiatan Belajar 2

Pasar dan Informasi Asimetris

          Informasi yang asimetris menimbulkan kegagalan pasar karena salah satu pelaku pasar ( produsen atau konsumen ) memiliki informasi yang lebih banyak dibandingkan pihak yang lain. Namun, kegagalan pasar tersebut dapat dicegah dengan melakukan standarisasi produk, jaminan dan garansi.
          Kasus informasi yang asimetris sering kali terjadi pada perusahaan asuransu. Hal ini terjadi karena salah satu pihak, pembeli jasa asuransi, lebih mengetahui informasi tentang risiko yang dihadapinya dibandingkan dengan perusahaan asuransi tersebut sehingga orang yang memiliki risiko besarlah yang cenderung membeli jasa asuransi.
          Informasi asimetris juga menimbulkan masalah pricipal - agent yang membuat pemilik perusahaan ( prnicipal ) harus mengeluarkan biaya yang lebih besar dalam rangka mengawasi kinerja manajer ( agent ) mereka.
          Masalah informasi yang asimetris dapat dihadapi dengan menggunakan sunyal pasar. Seorang pencari kerja dapat memberikan sinyal terkait dengan produktivitas kerja yang dimilikinya berdasarkan tingkat pendidikan.


BERIKUTNYA :

- Modul 8 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro
 

Modul 6 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

Modul 6 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

ESPA4221 - TEORI EKONOMI MIKRO



RANGKUMAN

MODUL 6

Pasar Faktor Produksi



Kegiatan Belajar 1

Pasar Faktor dan Kekuatan Pasar

          Keuntungan maksimal dapat dicapai bila keadaan di mana biaya produksi tambahan yang dibayarkan kepada faktor produksi tersebut sama dengan hasil penjualan tambahan yang diperoleh dari produksi tambahan yang diciptakan oleh faktor produksi tersebut.
          Teori produktivitas marjinal dari permintaan terhadap faktor produksi dalam penerapannya diperlukan beberapa asumsi, yaitu perusahaan menjual barang yang dihasilkannya di pasar persaingan sempurna : hanya ada satu faktor produksi yang jumlah penggunaannya dapat diubah : perusahaan membeli faktor produksi yang dapat mengalami perubahan tersebut dalam pasar faktor produksi yang sifatnya persaingan sempurna. 
          Hasil penjualan marjinal dapat dihitung dengan menggunakan dua cara, yaitu produk fisik marjinal dikalikan dengan harga ; dan dengan cara menentukan beda di antara hasil penjualan total  dari produksi yang dihasilkan oleh sejumlah faktor produksi tertentu.
          Faktor - faktor yang menyebabkan pergeseran kurva permintaan produsen terhadap faktor - faktor produksi adalah ; perubahan permintaan terhadap barang yang diproduksinya dan perubahan penggunaan faktor produksi lain. Elastisitas permintaan terhadap suatu faktor produksi dipengaruhi oleh ; elastisitas permintaan barang yang dihasilkan ; perbandingan antara biaya yang dibayarkan untuk faktor produksi dengan biaya total ; tingkat penggantian di antara faktor produksi dan tingkat penurunan produksi fisik marjinal ( MPP ).



Kegiatan Belajar 2

Pasar Tenaga Kerja

          Faktor produksi merupakan input yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa, yang terdiri dari modal, tenaga kerja, kekayaan alam, dan teknologi. Kebutuhan perusahaan terhadap faktor produksi tergantung dari jumlah produksi yang diinginkan, karena jumlah produksi yang dihasilkan tergantung dari jumlah modal, jumlah tenaga kerja, jumlah kekayaan alam, dan tingkat teknologi yang digunakan.
          Upah dibedakan menjadai dua, yaitu upah nominal dan upah riil. Upah riil sangat dipengaruhi oleh perubahan harga, perubahan harga dalam perekonomian di setiap negara digambarkan dengan indeks harga terdapat keterkaitan antara kenaikan upah riil tenaga kerja dengan kenaikan produktivitas mereka. Peningkatan produktivitas tenaga kerja dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu : kemajuan teknologi produksi, perbaikan sifat - sifat tenaga kerja, dan perbaikan organisasi perusahaan dan masyarakat. 
          Pasar tenaga kerja dapat dibedakan menjadi beberapa bentuk, seperti : pasar tenaga kerja yang bersifat persaingan sempurna, monopsoni, monopoli, dan monopoli bilateral. Beberapa faktor yang mempengaruhi perbedaan upah yang diterima oleh para pekerja, di antaranya adalah perbedaan jenis pekerjaan ; perbedaan kemampuan ; keahlian dan pendidikan ; terdapatnya pertimbangan bukan keahlian dalam memilih pekerjaan dan ketidaksempurnaan dalam mobilitas tenaga kerja.



Kegiatan Belajar 3

Pasar Kapital

          Yang dimaksud dengan barang - barang kapital adalah barang - barang yang dihasilkan oleh sistem ekonomi yang digunakan sebagai input barang dan jasa lain di masa yang akan datang. Sedangkan pasar kapital adalah struktur institusi di mana rumah tangga menawarkan tabungannya kepada perusahaan yang meminta dana untuk membeli barang kapital. 
          Dalam rangka memutuskan investasi terbaik, perlu dihitung hasil atau pengembalian dari kapital. Salah satu yang perlu dihitung adalah pengembalian rata - rata kapital. Definisi dari pengembalian rata - rata kapital adalah pengembalian rupiah net per tahun untuk setiap rupiah dari kapital yang diinvestasikan.
          Ketika suku bunga menurun dari tinggi ke rendah, nilai saat ini dari mesin yang ada, tanah, surat obligasi dan saham atau aset lainnya akan menghasilkan aliran pengembalian yang meningkat secara cepat di masa yang akan datang.


BERIKUTNYA :

- Modul 7 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro
 

Modul 5 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

Modul 5 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

ESPA4221 - TEORI EKONOMI MIKRO



RANGKUMAN

MODUL 5

Persaingan Tidak Sempurna



Kegiatan Belajar 1

Monopoli

          Pasar Monopoli adalah sebuah pasar yang hanya mempunyai satu penjual tetapi mempunyai banyak pembeli. Untuk memaksimumkan laba, perusahaan harus mengatur output agar penghasilan marjinal sama dengan biaya marjinal. Pada sebuah pasar persaingan sempurna, harga sama dengan biaya marjinal, sedangkan pada pasar monopoli, harga lebih besar daripada biaya marjinal dan berbanding terbalik dengan elastisitas permintaan. 
          Pergeseran permintaan pada pasar monopoli dapat membawa perubahan harga tanpa mengubah output. Perubahan output tanpa merubah harga atau perubahan pada keduanya. Bila pada pasar persaingan sempurna, harga pasar akan naik dengan jumlah yang lebih sedikit dibandingkan besar pajak yang dibebankan karena pajak ditanggung oleh produsen dan konsumen maka pada pasar monopoli kenaikan harga terkadang melebihi besar pajak yang dibebankan.
          Kekuatan monopoli dapat diukur dengan memeriksa tingkat di mana maksimisasi laba melebihi biaya marjinal. Jika elastisitas kurva permintaan semakin kecil maka kekuatan monopolinya akan semakin besar. Terdapat tiga faktor yang menentukan elastisitas permintaan perusahaan, yaitu elastisitas dari permintaan pasar, banyaknya perusahaan, dan hubungan antarperusahaan.  



Kegiatan Belajar 2

Oligopoli

          Pasar oligopoli adalah sebuah pasar yang di dalamnya terdapat beberapa perusahaan yang cukup besar sehingga bisa mempengaruhi harga pasar. Produk yang dihasilkan perusahaan - perusahaan tersebut bisa sejenis atau berlainan jenis. Perilaku masing - masing perusahaan dalam pasar oligopoli tergantung pada tingkat perilaku perusahaan yang lainnya.
          Nash equilibrium : setiap perusahaan akan melakukan yang terbaik yang dapat diberikan sebagaimana yang dilakukan oleh kompetitornya. Model cournot adalah setiap perusahaan memperlakukan tingkat output dari kompetitornya seakan sudah ditetapkan, dan kemudian memutuskan berapa banyak yang akan diproduksi.
          Dikarenakan kolusi implisit yang cenderung rapuh, maka perusahaan - perusahaan oligopolistik mempunyai keinginan yang kuat mengenai kestabilan maka kekakuan harga menjadi salah satu ciri dari industri oligopolistik.


BERIKUTNYA :

- Modul 6 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

Modul 4 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

Modul 4 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

ESPA4221 - TEORI EKONOMI MIKRO



RANGKUMAN
MODUL 4

Maksimisasi Profit, Perusahaan pada Pasar Persaingan Sempurna



Kegiatan Belajar 1

Maksimisasi oleh Perusahaan Kompetitif

           Struktur pasar secara garis besar terdiri dari empat kelompok, yaitu :
  1. Pasar persaingan sempurna.
  2. Pasar monopolitis.
  3. Pasar oligopoli, dan
  4. Pasar Momopoli 
          Maksimisasi laba merupakan tujuan dari hampir semua perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Laba perusahaan yang optimum dapat dicapai pada saat penerimaan maksimum dan biaya yang dikeluarkan minimum, pada saat itu penerimaan marjinal sama dengan biaya marjinal ( MR = MC ).
           Surplus perusahaan adalah selisih antara penghasilan perusahaan dengan biaya variabel totalnya. Pada jangka pendek, ketika biaya tetap positif maka surplus produsen akan lebih besar daripada labanya. Surplus produsen terjadi ketika suatu perusahaan memperoleh rente ekonomi yang berasal dari input - input yang langka. Elastisitas penawaran sangat bergantung pada sejauh mana biaya input akan mengalami peningkatan karena perluasan pasar.



Kegiatan Belajar 2

Pasar Kompetitif dan Statistika Komparatif

          Dengan mengukur perubahan pada surplus konsumen maka dapat diketahui keuntungan atau kerugian konsumen yang dipengaruhi oleh interferensi pemerintah. Demikian pula dengan surplus produsen, dimana perubahannya dapat digunakan untuk mengetahui keuntungan atau kerugian produsen yang sekali lagi dipengaruhi oleh interferensi pemerintah.
          Interferensi pemerintah dapat meningkatkan total kesejahteraan dari konsumen dan produsen pada dua situasi, yang pertama adalah ketika aksi konsumen atau produsen menghasilkan biaya atau keuntungan yang tidak ditunjukkan sebagai bagian dari harga pasar. Situasi yang kedua adalah ketika terjadi kegagalan pasar karena harga pasar gagal menyediakan sinyal yang tepat bagi produsen maupun konsumen sehingga pasar tidak bisa berjalan sebagaimana yang diinginkan.


BERIKUTNYA :

- Modul 5 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

Tuesday, October 10, 2017

Modul 3 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

Modul 3 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

ESPA4221 - TEORI EKONOMI MIKRO



RANGKUMAN

MODUL 3

Perilaku Produsen


Kegiatan Belajar 1

Teori Produksi

          Teori produksi menggambarkan hubungan antara tingkat produksi suatu barang dengan kombinasi dari berbagai faktor produksi.
          Hukum pengembalian yang berkurang menyatakan bahwa penggunaan input yang meningkat akan mencapai sebuah titik tertentu di mana hasil penambahanoutput kemudian akan menurun.



Kegiatan Belajar 2

Fungsi - fungsi Biaya

          Dalam jangka pendek, satu atau lebih input yang dimiliki perusahaan adalah tetap jumlahnya.
          Biaya marjinal perusahaan adalah tambahan biaya variabel dari tiap unit output tambahan.
          Biaya variabel rata - rata adalah biaya variabel total dibagi dengan jumlah unit output yang dihasilkan oleh perusahaan.
          Dalam jangka panjang, semua input pada proses produksi akan bersifat variabel. Pemilihan input yang meminimalkan biaya dapat dilakukan dengan mencari titik singgung antara isoquan output yang diinginkan dengan garis iso biaya ( isocost ).
          Suatu perusahaan akan menikmati apa yang disebut dengan skala ekonomis apabila perusahaan itu bisa melipatgandakan output-nya dengan biaya kurang dari dua kali lipat.
           Cakupan ekonomis dapat terjadi apabila perusahaan dapat memproduksi setiap kombinasi dari dua output dengan biaya lebih murah daripada bila output itu dibeli dari dua perusahaan yang masing - masing perusahaan memproduksi satu dari output tersebut. 


BERIKUTNYA :

Modul 2 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

Modul 2 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

ESPA4221 - TEORI EKONOMI MIKRO



RANGKUMAN

MODUL 2

Perilaku Konsumen


Kegiatan Belajar 1

Teori Freferensi Konsumen

          Dalam kehidupannya manusia mempunyai begitu banyak kebutuhan dan keinginan yang harus dipenuhinya. Akan tetapi, alat pemuas kebutuhan dan keinginan manusia jumlahnya sangatlah terbatas. Keterbatasan pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia ini disebut dengan kelangkaan ( scarcity ). Dengan anggaran yang terbatas, manusia dituntut untuk memaksimalkan kepuasannya.
          Indifference curve adalah sebuah kurva yang menunjukkan kumpulan bundel barang yang dikonsumsi yang memberikan tingkat kepuasan yang sama kepada konsumen. MRS adalah jumlah barang yang akan konsumen berikan untuk mendapatkan yang lain. Nilai MRS dapat dihitung dengan membagi selisih jumlah barang yang terdapat pada sumbu Y dengan selisih jumlah barang yang terdapat pada sumbu X.
          Kepuasan ( utility ) adalah suatu nilai yang mewakili kepuasan konsumen yang diperoleh dari keranjang belanja yang diberikan. Pilihan adalah interaksi dari preferensi dan keterbatasan yang menyebabkan manusia harus memilih. Dalam analisis ekonomi banyak digunakan asumsi cateris paribus yang menganggap bahwa semua faktor adalah konstan, hanya faktor yang dipelajari yang diperbolehkan berubah.



Kegiatan Belajar 2

Permintaan Individu dan Permintaan Pasar

          Pada hukum permintaan dinyatakan bahwa makin rendah harga dari suatu barang maka akan semakin banyak permintaan atas barang tersebut, demikian pula sebaliknya.
           Terdapat dua macam barang dalam pemenuhan kebutuhan manusia, yaitu barang normal dan barang inferior.
          Permintaan individu terhadap barang dan jasa dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain efek substitusi dan efek pendapatan.
          Permintaan pasar didefinisikan sebagai jumlah total dari barang atau jasa yang diminta oleh semua pembeli potensial. Jumlah permintaan pasar diketahui dengan menjumlahkan permintaan individu - individu.


BERIKUTNYA : 

Sunday, March 5, 2017

ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro

ESPA4221 - TEORI EKONOMI MIKRO
Dr. Sonny Harry B. Harmadi






RANGKUMAN 


MODUL 1

Konsep - konsep Dasar



Kegiatan Belajar 1

Dasar - dasar Mikroekonomi

          Ilmu ekonomi memiliki dua cabang utama, yaitu mikroekonomi dan makroekonomi.
Mikroekonomi berurusan dengan keputusan yang dibuat oleh unit - unit ekonomi yang kecil ( individu ), seperti konsumen, pekerja, penanam modal, pemilik sumber daya, ataupun perusahaan dan entitas bisnis lainnya. Selain itu, mikroekonomi juga berurusan dengan interaksi konsumen dan perusahaan untuk membentuk pasar dan industri.
          Mikroekonomi menangani pertanyaan - pertanyaan yang bersifat positif yang harus dilakukan dengan penjelasan dan peramalan ( prediksi ) dari suatu fenomena yang terjadi di dalam kehidupan nyata. Meskipun mikroekonomi sangat dibutuhkan untuk menganalisis hubungan sebab akibat dari suatu fenomena yang terjadi ( analisis positif ), mikroekonomi juga sangat penting untuk analisis  normatif, yaitu suatu analisis yang dipergunakan untuk mempertimbangkan pilihan - pilihan mana saja yang ideal atau yang terbaik bagi masyarakat secara umum dan juga bagi perusahaan.
          Analisis normatif harus sering dikombinasikan dengan value judgemen individual karena akan sangat mungkin bagi mikroekonomi untuk terlibat dalam permasalahan kesamarataan dan keadilan serta efisiensi ekonomi yang akan dirasakan oleh masyarakat umum. 



Tes Formatif 1

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !
1). Apakah yang menjadi fokus dari mikroekonomi?
A. Negara
B. Entitas bisnis saja
C. Institusi publik
D. Individu ( orang per orang, rumah tangga, dan entitas bisnis )

2). Apakah yang menjadi kendala bagi konsumen ?
A. Pendapatan yang terbatas
B. Cuaca
C. Konsumen tidak memiliki kendala
D. Biaya produksi 

3). Representasi matematis dari suatu teori ekonomi dikatakan .....
A. teori produsen
B. teori pengambilan keputusan individu
C. teori ekonomi mikro
D. model ekonomi

4). Analisis yang seharusnya dilakukan disebut analisis .....
A. positif
B. negatif
C. deskriptif
D. normatif 

5). Kurva apakah yang digunakan untuk melihat bagaimana akibat dari kelangkaan terhadap suatu perekonomian ?
A. Kurva batas kemungkinan produksi
B. Kurva permintaan
C. Adverse selection
D. Risk aversion
 



Kegiatan Belajar 2

Model - model dalam Mikroekonomi

        Pasar dalam ilmu ekonomi mengacu pada sekelompok pembeli dan penjual yang saling berinteraksi dan menuju kemungkinan terjadinya penjualan dan pembelian sebagai hasi interaksi tersebut.
          Pada dasarnya pasar dapat dibagi menjadi dua, yaitu pasar persaingan sempurna, dan pasar yang tidak bersaing.
          Pasar persaingan sempurna adalah suatu pasar di mana pihak - pihak yang berinteraksi di sana, baik penjual ataupun pembeli tidak memiliki kemampuan untuk mempengaruhi harga. Mereka semua adalah penerima harga ( price taker ).
          Sedangkan yang dimaksud dengan pasar tidak bersaing adalah suatu pasar di mana pihak - pihak yang berinteraksi di sana, baik penjual ataupun pembeli masing - masing dapat mempengaruhi harga barang yang dijual atau dibelinya. Dengan kata lain, mereka dapat membentuk harga barang atau jasa yang ditawarkan ( price maker ).




Tes Formatif 2

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !
1). Disebut apakah tempat berlangsungnya suatu aktivitas ekonomi ?
A. Negara
B. Bursa Efek
C. Institusi Publik
D. Pasar

2). Apakah yang dimaksud dengan kurva permintaan ?
A. Kurva yang berkaitan dengan jumlah suatu barang yang akan dijual konsumen pada harga tertentu
B. Kurva yang berkaitan dengan jumlah suatu barang yang akan dibeli konsumen pada harga barang tersebut
C. Kurva yang dimiliki oleh produsen
D. Kurva yang berkaitan dengan jumlah suatu barang yang akan ditawarkan oleh produsen pada harga barang tersebut 

3). Kurva permintaan memiliki kemiringan  ( slope ) yang .....
A. positif
B. negatif
C. netral
D. kadang positif, kadang negatif

4). Apakah yang dimaksud dengan kurva penawaran ?
A. Kurva yang berkaitan dengan jumlah suatu barang yang akan diterima konsumen pada harga tertentu
B. Kurva yang berkaitan dengan jumlah suatu barang yang akan dibeli konsumen pada harga barang tersebut
C. Kurva yang dimiliki oleh produsen 
D. Kurva yang berkaitan dengan jumlah suatu barang yang akan ditawarkan oleh produsen pada harga barang tersebut

5). Kurva penawaran memiliki kemiringan ( slope ) yang .....
A. positif
B. negatif
C. netral
D. kadang positif, kadang negatif


BERIKUTNYA :

- Modul 2 : ESPA4221 - Teori Ekonomi Mikro