Showing posts with label ESPA4229. Show all posts
Showing posts with label ESPA4229. Show all posts

Thursday, August 17, 2017

Modul 9 : ESPA4229 - Ekonomi Pembangunan

Modul 9 : ESPA4229 - Ekonomi Pembangunan

ESPA4229 - EKONOMI PEMBANGUNAN



RANGKUMAN

MODUL 9

Kebijakan Pembangunan Ekonomi



Kegiatan Belajar 1

Pembangunan Nasional

  1. Pembangunan nasional, menurut penjelasan UU Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005 - 2025 adalah rangkaian upaya pembangunan yang berkesinambungan, meliputi seluruh aspek kehidupan masyarakat,bangsa dan negara untuk mewujudkan masyarakat adil, makmur, dan sejahtera dari satu generasi ke generasi lainnya.
  2. Kebijakan pembangunan ekonomi disusun berdasarkan visi, misi, strategi, sasaran, dan prioritas pembangunan nasional. Bentuk kebijakan pembangunan ekonomi nasional yang dilaksanakan pemerintah, antara lain Bantuan langsung tunai ( BLT ), Program beras untuk rakyat miskin ( Reskin ), Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri ( PNPM Mandiri ), Paket Kebijakan Iklim Investasi dan Kredit Usaha Rakyat ( KUR ).
  3. Kabinet Indonesia Bersatu 2004 - 2009 mencapai sejumlah kemajuan pembangunan ekonomi selama masa pemerintahannya. Kemajuan tersebut, meliputi pertumbuhan ekonomi yang positif dan berkualitas,stabilitas perekonomian nasional yang terjaga dan cadangan devisa yang terus meningkat.




Tes Formatif 1

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1. Berikut ini pernyataan yang benar tentang pembangunan nasional, kecuali .....
A. tujuan pembangunan nasional adalah mewujudkan masyarakat adil dan makmur
B. pembangunan nasional merupakan rangkaian upaya pembangunan yang berkesinambungan
C. pembangunan nasional merupakan upaya pembangunan yang difokuskan pada pembangunan sektor usaha pokok masyarakat
D. pembangunan nasional merupakan rangkaian upaya pembangunan yang meliputi seluruh kehidupan masyarakat

2. Berikut ini yang bukan merupakan unsur - unsur pembangunan nasional menurut UU No 17 Tahun 2007 adalah .....
A. pembangunan yang memperhatikan generasi di masa yang akan datang
B. pembangunan yang berkesinambungan
C. pembangunan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat
D. pembangunan yang mengutamakan pertumbuhan ekonomi

3. Tidak termasuk faktor yang menyebabkan program percepatan infrastruktur di Indonesia berjalan lambat adalah .....
A. kurangnya persiapan dalam proyek
B. Keterbatasan input dalam pelaksanaan proyek
C. Permasalahan pembebasan tanah
D. mekanisme pengadaan

4. Berikut ini yang bukan merupakan kelemahan dari pelaksanaan program BLT adalah .....
A. lemahnya fungsi pengawasan  
B. besarnya tidak sebanding dengan kenaikan harga BBM
C. dibiayai dengan utang luar negeri
D. rawan dengan penyimpangan

5. Berikut ini merupakan kelebihan PNPM Mandiri dibanding program pemerintah lain, kecuali .....
A. melibatkan masyarakat lokal
B. mendorong peningkatan apangan kerja
C. tingkat kebocoran dana rendah
D. meningkatkan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah  



Kegiatan Belajar 2

Gobalisasi dan Dampaknya terhadap Pembangunan

  1. Globalisasi adalah proses menuju ke arah globalitas, di mana terdapat institusi ekonomi, politik, budaya dan lingkungan global yang menghubungkan sistem - sistem kemasyarakatan dalam kehidupan umat manusia sehingga membuat perbedaan dan batasan yang ada di dunia menjadi tidak relevan.
  2. Globalisasi dipicu sejumlah revolusi dalam perekonomian dunia akibat sejumlah penemuan dan perkembangan teknologi serta munculnya sejumlah lembaga keuangan internasional, seperti WTO, IMF dan World Bank yang mendorong terciptanya hubungan antarnegara.
  3. Globalisasi memicu sejumlah dampak positif maupun negatif terhadap pembangunan, baik dari sisi lingkungan, bisnis dan manajemen, sosial - budaya dan ekonomi.
  4. Kebijakan perdagangan nasional, meliputi tarif, kuota impor, pengendalian ekspor sukarela, persyaratan kandungan lokal, pengendalian pemerintah, hambatan - hambatan legal, embargo, subsidi ekspor, subsidi kredit ekspor, dumping, strategi proteksi industri balita, strategi substitusi impor ( ISI ) dan strategi promosi ekspor ( IPE ).




Tes Formatif 2

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1. Berikut ini adalah faktor - faktor yang tidak termasuk sebagai pendorong munculnya globalisasi adalah .....
A. perkembangan teknologi
B. revolusi industri, revolusi transportasi
C. keinginan negara - negara maju untuk mencari pasar bagi produknya
D. revolusi komunikasi dan informasi

2. Dalam hal perubahan atribut dalam sistem ekonomi, karakteristik ekonomi pasar pra-globalisasi adalah .....
A. dinamis
B. global
C. networking
D. stabil

3. Tidak termasuk kebijakan yang bertujuan untuk membatasi impor, adalah .....
A. kuota impot
B. pengekangan ekspor sukarela
C. tarif
D. pemberian lisensi

4. Strategi proteksi industri balita pertama kali dikemukakan oleh .....
A. Frederic List
B. Raul Prebisch
C. Adam Smith
D. Alexander Hemilton

5. Terkait dengan kegagalan Washington Consensus dalam mewujudkan pembangunan negara berkembang, Rodrik menyatakan bahwa kebijakan pembangunan yang efektif bagi suatu negara adalah kebijakan yang harus .....
A. memperhatikan masalah utama dalam perekonomian suatu negara dan perubahan kondisi di suatu negara
B. mengikuti perkembangan global
C. sesuai dengan ideologi
D. competitive advantage yang dimiliki suatu negara 



Kegiatan Belajar 3

Pembangunan Berkelanjutan

1. Pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan adalah pembangunan yang menjadikan keberlanjutan umat manusia ( human society ) sebagai tujuan utama ( Bossel, 2000 ). Definisi pembangunan berkelanjutan yang paling sering dikutip adalah pembangunan yang mampu memenuhi kebutuhan generasi saat ini tanpa mengurangi kemampuan generasi selanjutnya untuk memenuhi kebutuhannya ( World Commission on Environment Development, 1987 ).
2. Pembangunan berkelanjutan tercapai ketika sistem - sistem dalam kehidupan umat manusia berjalan dengan baik dan mampu merespon perubahan yang terjadi.
3. Empat prinsip utama dalam pembangunan berkelanjutan adalah adanya perhatian terhadap generasi yang akan datang, kondisi lingkungan yang mampu dipertahankan, keadilan sosial, dan partisipasi publik.
4. Indikator dalam pembangunan ekonomi tidak dapat digunakan sebagai indikator pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu, sejumlah indikator alternatif digunakan untuk menilai tingkat pembangunan berkelanjutan. 




Tes Formatif 3

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1. Dalam konsep pembangunan ekonomi yang berkelanjutan pendekatan efisiensi dinamis berdasarkan tingkat bunga adalah .....
A. relawan
B. tidak relevan
C. sangat relevan
D. tidak cukup relevan

2. Dalam konsep kehidupan umat manusia sebagai suatu sistem, dari berbagai ini, manakah yang tidak memengaruhi keberhasilan pembangunan berkelanjutan .....
A. interaksi antara sistem subsistem dalam kehidupan manusia
B. kemampuan societal system dalam menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungannya
C. banyaknya subsistem yang menyusun sociental system
D. sociental system cenderung mampu menyesuaikan diri dengan envoromental system

3. Pembangunan yang berkelanjutan sangat ditentukan oleh .....
A. perhatian terhadap generasi yang lalu
B. kondisi lingkungan yang tidak mampu dipertahankan
C. keadilan sosial
D. partisipasi politik

4. Berikut ini merupakan prinsip - prinsip utama dalam pembangunan berkelanjutan, kecuali .....
A. perhatian terhadap masa depan
B. penggunaan teknologi yang efisien
C. adanya partisipasi publik
D. keadilan sosial

5. PDB tidak sesuai jka digunakan sebagai indikator pembangunan berkelanjutan karena .....
A. menggambarkan dampak kesejahteraan masyarakat
B. memperhatikan interaksi antara sistem dalam kehidupan masyarakat
C. tidak mencakup seluruh aspek kehidupan yang mungkin memengaruhi kehidupan manusia
D. memperhatikan kontribusi pembangunan nasional


KEMBALI KE ATAS :



BACA MODUL LAINNYA : 




Wednesday, August 16, 2017

Modul 8 : ESPA4229 - Ekonomi Pembangunan

Modul 8 : ESPA4229 - Ekonomi Pembangunan

ESPA4229 - EKONOMI PEMBANGUNAN



RANGKUMAN

MODUL 8

Institusi dan Pembangunan Ekonomi




Kegiatan Belajar 1

Institusi dan Ekonomi Kelembagaan 
       
          Institusi merupakan aturan main ( rule of the game ) atau prosedur yang mengatur bagaimana masyarakat berinteraksi satu sama lain dan organisasi ( the players ) yang mengimplementasikan aturan main tersebut untuk mencapai hasil yang diinginkan bersama. Menurut North (1991), aturan main itu dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu :
  1. aturan informal ( informal institutions ), misalnya kebiasaan, adat istiadat, tradisi, perbuatan yang dianggap tabu, dan tingkah laku dalam masyarakat, di mana kesemua hal tersebut merupakan aturan tak tertulis yang sudah tertanam dan telah berlangsung dalam masyarakat secara turun - temurun, dan
  2. aturan - aturan formal ( formal institutions ),misalnya sistem konstitusi, hukum, dan hak kepemilikian ( property rights ), di mana kesemua hal tersebut diatur dalam aturan perundang - undangan yang dibuat oleh pemerintah dalam rangka menjaga tatanan ( order ) dalam masyarakat.
          North (1990) mengungkapkan ada lima penyebab perubahan institusi, yaitu :
  1. adanya interaksi yang terus - menerus antara institusi dengan organisasi dalam kondisi kelangkaan secara ekonomis sehingga persaingan merupakan faktor kunci bagi perubahan institusi.
  2. adanya persaingan akan mendorong organisasi - organisasi agar secara terus - menerus berinvestasi untuk menciptakan keahlian dan pengetahuan baru agar tetap bisa bertahan hidup.
  3. adanya kerangka institusional menciptakan sistem insentif yang memengaruhi lahirnya keahlian dan pengetahuan yang dianggap menghasilkan hasil yang optimal.
  4. persepsi dibangun dari sikap mental para pelaku ekonomi. Faktor utama yang memengaruhi pilihan seorang individu akan suatu hal dipengaruhi oleh persepsi individu tentang kemungkinan hasil dari pilihan tersebut. Persepsi itu sendiri dibentuk oleh cara ataupun sikap dari setiap individu dalam menginterpretasikan setiap informasi yang mereka peroleh. Cara atau sikap tersebut tentu saja dibentuk oleh kebiasaan, budaya, dan tata nilai yang dianut oleh individu tersebut, serta
  5. adanya cakupan ekonomi ( economies of scope ), komplementaritas, dan eksternalitas jejaring dari suatu matriks institusional membuat perubahan institusional cukup besar dan path dependence.
          Ekonomi Kelembagaan adalah suatu cabang ilmu ekonomi yang mempelajari pengaruh dan peranan institusi terhadap kinerja ekonomi, baik pada tatanan makro maupun tatanan mikro / perusahaan. Di dalam literatur ekonomi dikenal 2 macam Ekonomi Kelembagaan, yaitu :
  1. Ekonomi Kelembagaan Lama, dan 
  2. Ekonomi Kelembagaan Baru
          Pendekatan Ekonomi Kelembagaan bersifat multidisiplin. Ekonomi Kelembagaan adalah sebuah disiplin ilmu yang mengombinasikan hukum ekonomi, teori organisasi, ilmu politik, sosiologi dan antropologi guna memahami institusi sosial, politik, dan ekonomi di dalam masyarakat. 




Tes Formatif 1

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1. Kritik Ekonomi Kelembagaan Lama terhadap teori neoklasik adalah .....
A. neoklasik mengabaikan institusi dan oleh karena itu mengabaikan relevansi dan arti penting dari kendala - kendala non-anggaran
B. penekanan yang berlebihan kepada rasionalitas perilaku individual dalam pengambilan keputusan
C. konsentrasi yang berlebihan terhadap keseimbangan serta bersifat statis
D. teori ekonomi tanpa memperhatikan institusi

2. Kebiasaan, adat istiadat, tradisi, perbuatan yang dianggap tabu, dan tingkah laku dalam masyarakat di dalam Ekonomi Kelembagaan dikelompokkan sebagai .....
A. institusi informal
B. institusi formal
C. tata kelola ( governance )
D. hak kepemilikan

3. Pendekatan yang digunakan di dalam Ekonomi Kelembagaan adalah bersifat .....
A. multidisiplin
B. interdisiplin
C. kuantitatif
D. kualitatif

4. Tingkatan institusi yang mencakup fungsi - fungsi eksekutif, legislatif, yudikatif, dan fungsi birokrasi pemerintahan dan juga distribusi kekuasaan antara berbagai tingkatan pemerintahan dikelompokkan sebagai .....
A. institusi informal
B. tata kelola pemerintahan ( governance )
C. lingkungan kelembagaan ( institutional environment )
D. institusi informal

5. Tidak termasuk penyebab perubahan institusi menurut North (1990) adalah sebagai berikut .....
A. adanya interaksi yang terus-menerus antara institusi dengan organisasi dalam kondisi kelangkaan secara ekonomis sehingga persaingan merupakan faktor kunci bagi perubahan institusi
B. adanya persaingan akan mendorong organisasi - organisasi agar secara terus-menerus berinvestasi untuk menciptakan keahlian dan pengetahuan baru agar tetap bisa bertahan hidup
C. adanya kerangka institusional menciptakan sistem insentif yang memengaruhi lahirnya keahlian dan pengetahuan yang dianggap menghasilkan hasil yang optimal
D. adanya persepsi yang dibangun dari sikap mental para pejabat negara




Kegiatan Belajar 2

Ekonomi Kelembagaan Baru dan Teori Pembangunan

          Menurut Rodrik & Subramaniam (2003), ada lima jenis institusi yang keberadaannya paling diperlukan dalam mendukung kinerja perekonomian, yaitu :
  1. hak kepemilikan ( property rights ).
  2. institusi pembuat kebijakan ( regulatory institutions ) yang bertugas mengatasi kegagalan pasar ( market failure ) serta memperkecil biaya - biaya transaksi.
  3. institusi menstabilkan kondisi makroekonomi, misalnya : lembaga keuangan, otoritas moneter, dan fiskal.
  4. institusi yang memberikan perlindungan sosial, dan
  5. institusi yang mengatur manajemen konflik.
          Acemoglu (2003) mengatakan bahwa ada tiga karakteristik institusi yang baik, yaitu :
  1. menegakkan hak kepemilikan bagi masyarakat sehingga setiap individu memiliki insentif untuk berinvestasi dan berperan serta dalam kehidupan ekonomi.
  2. membatasi tindakan - tindakan para elite, dan kelompok - kelompok berkuasa agar tidak bisa seenaknya merebut peluang ekonomi ( pendapatan dan investasi ) orang lain, dan
  3. memberikan peluang sama bagi seluruh masyarakat sehinggasetiap individu dapat berinvestasi, khususnya di bidang modal insani dan berpartisipasi dalam kegiatan - kegiatan ekonomi produktif. 




Tes Formatif 2

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat ! 

1. Jenis institusi yang keberadaannya sangat diperlukan di dalam suatu perekonomian, yaitu .....
A. Hak kepemilikan ( property rights )
B. Hak demokrasi
C. Hak angket dan interpelasi
D. membatasi tindakan - tindakan para elite

2. Karakteristik institusi yang baik, antara lain .....
A. menegakkan hak kepemilikan bagi masyarakat sehingga setiap individu memiliki insentif untuk berinvestasi dan berperan serta dalam kehidupan ekonomi
B. membatasi tindakan - tindakan para elite, politisi, dan kelompok - kelompok berkuasa agar tidak bisa seenaknya merebut peluang ekonomi ( pendapatan dan investasi ) pihak lain
C. memberikan peluang sama bagi seluruh masyarakat sehingga setiap individu dapat berinvestasi, khususnya di bidang modal insani dan berpartisipasi dalam kegiatan - kegiatan ekonomi produktif
D. memberi kebebasan para elite, politisi dan kelompok berkuasa merebut peluang ekonomi dari pihak lain

3. Berikut ini adalah beberapa kritik Ekonomi Kelembagaan Lama dan Baru terhadap teori neoklasik .....
A. ekonomi neoklasik dinilai kurang memberikan perhatiannya pada aspek - aspek kelembagaan dan relevansi faktor - faktor non-anggaran di dalam perekonomian
B. ekonomi neoklasik terlalu mengandalkan asas rasionalitas dalam pembuatan keputusan - keputusan ekonomi masyarakat
C. ekonomi neoklasik dinilai terlalu dinamis
D. ekonomi neoklasik sangat memperhatikan preferensi individu terhadap sesuatu hal

4. Adanya perbaikan institusi diharapkan akan mampu menurunkan .....
A. biaya oportunitas
B. biaya transportasi
C. biaya transksi
D. biaya transformasi

5. Pengalaman menunjukkan bahwa kegagalan pembangunan sering kali bersumber dari .....
A. kegagalan negara dan pemerintah
B. kegagalan organisasi
C. terlalu mengandalkan kepada mekanisme pencapaian keseimbangan
D. kegagalan model pembangunan 



Kegiatan Belajar 3

Strategi Pembangunan Endogen

          Strategi pembangunan yang baik adalah harus :
  1. berorientasikan kepada kebutuhan ( need - oriented ) manusia, baik material maupun nonmaterial.
  2. bersifat endogen, artinya muncul dari jiwa masyarakat itu sendiri yang tercermin pada kedaulatan nilai - nilai dan visi mereka.
  3. didasarkan pada kekuatan sendiri ( self - reliance ) yang nerarti bahwa setiap masyarakat mengandalkan terutama sekali pada kekuatan - kekuatan dan sumber daya - sumber daya mereka sendiri ( masyarakat, lingkungan alam, dan budayanya ).
  4. ramah lingkungan ( ecologically - sound ) artinya penggunaan sumber daya - sumber daya alam secara rasional dan bijak, serta
  5. berdasarkan transformasi struktural dalam hubungan - hubungan sosial, dalam kegiatan ekonomi dan distribusi spesial, seperti halnya juga perubahan struktur kekuasaan.
          Strategi pembangunan endogen menurut ITP (2007) adalah strategi pembangunan yang terutama sekali didasarkan, tetapi sepenuhnya, pada sumber daya lokal, pengetahuan lokal, budaya dan kepemimpinan lokal, dengan keterbukaan untuk memadukan pengetahuan tradisional dan yang berasal dari luar. Sementara itu, karakteristik utama strategi pembangunan endogen adalah :
  1. pembangunan endogen menetapkan kegiatan pembangunan di dalam kerangka wilayah bukan sektoral.
  2. kegiatan ekonomi dan pembangunan lainnya diarahkan untuk memaksimumkan manfaat bagi daerah lokal melalui pemanfaatan sumber daya lokal, fisikal maupun manusia, dan
  3. pembangunan dikontekstualkan melalui pemusatan perhatian terhadap kebutuhan, kapasitas, dan perspektif masyarakat lokal, yang berarti bahwa suatu wilayah seyogyanya mengembangkan kapasitasnya untuk melakukan pembangunan sosio-ekonomi yang khas wilayah tersebut.
          Strategi pembangunan berbasis lokal memiliki 3 dimensi, yaitu :
  1. dimensi ekonomi yang ditandai oleh sistem produksi khusus yang memungkinkan entrepreneur lokal menggunakan secara efisien faktor - faktor produktif dan mencapai produktivitas yang membuat mereka kompetitif da pasar.
  2. dimensi kelembagaan di mana pelaku ekonomi dan sosial terintegrasikan di dalam institusi lokal yang oleh karena itu membentuk sistem hubungan yang kompleks yang memadukan nilai - nilai sosial dan budaya di dalam proses pembangunan.
  3. dimensi politik - yang tercermin pada inisiatif lokal - yang menekankan kepada penciptaan lingkungan lokal yang menstimulus produksi dan membuat pembangunan yang sustanabel.  



Tes Formatif 3

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1. Menurut Dag Hammarskjold Foundation (1977), strategi pembangunan harus memiliki beberapa sifat, antara lain .....
A. berorientasikan kepada kebutuhan ( need-oriented ) manusia
B. bersifat eksogen
C. berdasarkan pada kekuatan masyarakat / kelompok
D. berdasarkan transformasi fungsional

2. Strategi pembangunan yang terutama sekali didasarkan, tetapi sepenuhnya, pada sumber daya lokal, pengetahuan lokal, budaya dan kepemimpinan lokal, dengan keterbukaan untuk memadukan pengetahuan tradisional dan yang berasal dari luar disebut strategi pembangunan .....
A. eksogen
B. berkelanjutan (sustainable development )
C. endogen
D. berbasis sektoral

3. Menurut Ray (1997), karakteristik utama strategi pembangunan endogen adalah .....
A. pembangunan endogen menetapkan kegiatan pembangunan di dalam kerangka wilayah bukan sektoral
B. fokus pembangunan yaitu pengembangan kapasitas
C. perekonomian dengan pelayanan beragam
D. sumber daya - sumber daya khusus suatu wilayah merupakan kunci pembangunan

4. Menurut Ray, karakteristik utama strategi pembangunan endogen adalah .....
A. pembangunan endogen menerapkan pembangunan dalam kerangka wilayah
B. pembangunan endogen menerapkan kerangka sektoral
C. fokus pembangunan adalah pengembangan kapasitas 
D. prinsip utama sumber daya khusus suatu wilayah

5. Tidak termasuk strategi pembangunan berbasis lokal memiliki beberapa dimensi, yaitu dimensi .....
A. dimensi ekonomi
B. kelembagaan
C. sosial - politik
D. budaya


BERIKUTNYA :

- Modul 9 : ESPA4229 - Ekonomi Pembangunan
   

Modul 7 : ESPA4229 - Ekonomi Pembangunan

Modul 7 : ESPA4229 - Ekonomi Pembangunan

ESPA4229 - EKONOMI PEMBANGUNAN



RANGKUMAN

MODUL 7

Perencanaan Pembangunan Ekonomi





Kegiatan Belajar 1

Konsep Dasar Perencanaan Pembangunan 

          Pasca PD II peningkatan perhatian terhadap perecanaan pembangunan disebabkan oleh 3 faktor utama. yaitu  (1) adanya hasrat dan ambisi dari NSB untuk segers membangunekonomi negaranya. meningkatkan kesejahteraan madyarakatnya dan mengejar ketertinggalannya dari negara-negara maju; (2) adanya perkemnangan perencanaan ekonomi di negara-negara sodialis (khususnya uni soviet) pada masa pasca PD II yang telah mengilhami negara-negara lainnya. khususnya NSB; dan (3) adanya penglalaman perencanaan di Eropa dan amerika serikat selama PD II berlangsung (''war time " planning) yang menunjukkan kepada para ekonomi bahwa campur tangan pemerintah di dalam memengaruhi tingkat ada arah pertumbuhan ekonomi bukanlah suatu hal yang mustahil.
          empat elemen dasar dari suatu perencanaan. yaitu (1) merencanakan berarti memilih yang berarti proses memilih di antara berbagai kegiatan yang ingin dilaksanakan karena dengan segala keterbatasan sumber daya yang dimiliki maka tidak senua kegiatan tersebut dapat dilakukan dan tercapai pada saat yang bersamaan; (2) perencanaan merupakan alat pengalokasian sumber daya karena perencanaan mencakup proses pengambilan keputusan mengenai bagaimana cara pengalokasian sumber daya yang tersedia dengan sebaik-baiknya; (3) perencanaan merupakan sebuah alat untuk mencapai tujuan. oleh karena itu tujuan harus didefinisikan secara tepat dan tegas: seta (4) perencaan adalah untuk masadepan karena tujuan-tujuan dalam perencanaan dirancang sedemikian rupa agar dapat dicapai pada masa mendatang.
          Fungsi perencanaan,. antara lain (1) perencanaan akan menciptakan suatu mekanisme pengarahan kegiatan dan pedoman bagi pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang di arahkan untuk pencapaian tujuan pembangunan: (2) perencanaan memungkinkan kita untuk melakukan perkiraan tenang potensi. prospek pertumbuhan. hambatan. serta risiko yang mungkin akan dihadapi di masa datang: (3) perencanaan memberikan suatu peluang untuk dapat melaksanakan pilihan yang terbaik: (4) perencanaan menuntut kita untuk dapat melakukan penyusunan skala prioritas berdasarkan arti pentingnya tujuan: serta (5) perencanaan dapat pula dipandang sebagai alat untuk mengukur atau standar yang digunakan untuk mengadakan pengawasan maupun evaluasi.



Tes Formatif 1

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1. perencanaan ekonomi mencakup unsur-unsur berikut inin. kecuali.....
A. Adanya kegiatan pengendalian dan pengaturan 
B. Adanya unsur kesengajaan 
C. Adanya sasaran dan tujuan tertentu yang ingin dicapai
D. Harus dilakukan dalam jangka panjang

2. alasan-alasan ekonomi mengapa diperlukan perencanaan adalah.....
A. agar lokasi sumber-sumber pembangunan yang terbatas dapat lebih efisien dan efektif
B. agar perkembangan ekonomi atau pertumbuhan ekonomi mantap
C. agar stabilitas ekonomi mampu menghadapi siklus konjungtur
D. agar stabilitas sosial dan politik terjaga

3. hal-hal yang memengaruhi munculnya gagasan-gagasan tentang perlunya perencanaan ekonomi adalah.....
A. adanya keinginan NSB untuk mengejar ketertinggalan di bidang teknologi dari negara- negara maju
B. munculnya amerika dan Uni soviet sebagai negara adi kuasa dan memperkenalkan gaya imperialisme baru 
C. adanya cukup bukti bahwa perekonomian pasar yang tidak terkendali dapat mengakibatkan negara-negara yang bersangkutan mengalami stagnasi ekonomi,. gejolak harga tingkat pengerjaan yang rendah 
D. belum ber kembangnya pasar uang dan modal

4. pernyataan-pernyataan di bawah ini merupakan fungsi perencanaan. kecuali.....
A. perencanaan akan menciptakan suatu mekanisme pengarahan kegiatan dann pedoman bagi pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang diarahkan untuk pencapaian tujuan pembangunan 
B. sumber daya baik material maupun finansial dialokasikan tidak atas dasar harga-harga pasar 
C. perencanaan memungkinkan kita untuk melakukan perkiraan tentang potensi. prospek pertumbuhan. hambatan. serta risiko yang 
D. perncanaan menuntut kita untuk dapat melakukan penyusunan skala prioritas berdasarkan arti pentingnya tujuan 

5. berikut ini adalah bukan termasuk syarat-syarat keberhasilan suatu perencanaan menurut jhingan (1983) adanya.....
A. komisi perencanaan 
B. sasaran dan prioritas
C. sistem administrasi yang efisien 
D. metode perencanaan kuantitatif



Kegiatan Belajar 2

Model perncanaan pembangunan
    
        proses perencanaan pembangunan ekonomi sapat dibagi ke dalam emap tahap. pertama. para pemimpin politik harus menetapkan prioritas-prioritas tujuan untuk mengarahkan para perencanaan jika terjadi beberapa konflik tujuan. kedua. mengukur ketersediaan sumber daya yang terbatas selama periode perencanaan tersebut misalnya tingkat tabungan. bantuan luar negeri. penerimaan pemeritah. penerimaan atas ekspor tenaga kerja yang terlatih. dan ketebatasan administrasi dan organisasi. ketiga. semua usaha ekonomi ditujukan untuk memilih berbagai cara (kegiatan ada alat) yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan nasional. Tahap keempat, sebuah proses pemilihan kegiatan - kegiatan yang mungkin dilakukan (feasible) dan penting (sesuai kebutuhan) agar dapat mencapai tujuan nasional (welfare function) tanpa adanya kendala - kendala sumber daya dan organisasional.
          Ada dua aspek utamaperencanaan pembangunan dalam perekonomian campuran. yaitu (1) penggunanaan tabungan masyarakat dan pinjaman dari luar negeri dilakukan dengan sengaja oleh pemrintah untuk melaksanakan investasi- investasi pada proyek pemerintah dan memobilisir seta menyalurkan sumber daya yang langka ke bidang-bidang yang dapat diharapkan akan memberikan sumbangan ke arah terwujudnya kemajuan ekonomi dalam jangka panjang (misalnya pembangunan infrastruktur): dan (2) adanya kebijakan pemerintah untuk mempermudah. merangsang. mengarahkan. serta dalam beberapa hal. bahkan mengendalikan kegiatan ekonomi swasta untuk menjamin suatu pola hubungan yang serasi antara keinginan pihak swasta rencana perekonomian yang telah dirumuskan oleh pererintah pusat.
          tujuan dikeluanrkannya UU No. 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional adalah (1) mendukung koordinasi antar pelaku pembangunan: (2) menjamin tercitanya integrasi. sinkronisasi. dan sinergi baik antardaerah. antarruang. antarwaktu. antarfungsi dan konsistensi antara perencanaan. penganggaran. pelaksanaan. dan pengawasan: (4) mengoptimalkan partisipasi masyarakat; dan (5) menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara sfisien. efektif berkeadilan. dan berkelanjutan.



Tes Formatif 2

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat ! 

1. Pernyataan - pernyataan di bawah ini yang berkaitan dengan perencanaan dalam perekonomian kapitalis adalah .....
A. alat kebijaksanaan utama yang digunakan adalah terutama kebijaksanaan bidang moneter, perpajakan, dan hubungan perdagangan luar negeri
B. adanya lingkungan kelembagaan di mana sebagian sumber daya produktif dimiliki dan dikelola oleh pihak swasta, sedangkan sebagian lainnya dimiliki dan dikelola oleh pihak pemerintah
C. adanya semacam badan atau institusi di tingkat pusat yang hanya mengurusi masalah - masalah perencanaan pembangunan
D. semua dana yang digunakan harus berasal dari dalam negeri saja, bukan dari luar negeri 

2. Perbedaan esensial antara perencanaan dalam perekonomian kapitalis dan perencanaan dalam perekonomian sosialis adalah .....
A. rangsangan versus pengendalian
B. tekan versus demokrasi 
C. deregulasi versus debirokratisasi
D. fiskal versus moneter

3. Pernyataan - pernyataan berikut ini merupakan alasan - alasan NSB untuk memilih sistem perencanaan campuran, kecuali .....
A. tidak adanya pasar yang terorganisasidengan baik 
B. kebutuhan akan transformasi kelembagaan yang cepat 
C. kebutuhan untuk mengalokasikan sumber daya yang langka ke dalam bidang-bidang yang produktif
D.adanya dampak psikologis dari suatu program tujuan nasional

4. Berikut ini yang tidak termasuk pelaku ekonomi sektor swasta dalam sistem perekonomian campuran adalah .....
A. sektor tradisional yang subsisten 
B. perusahaan-perusahaan kapitalis ukuran menengah yang dikelola oleh pihak pribumi
C. perusahaan asing dan perkebuan berskala besar yang dimodali oleh luar negeri
D. BUMN dan BUMD

5. pernyataan-pernyataan yang pali tepat mengwnai perencaan pembangunan di indonesia adalah .....
A. perencanaan ekonomi di indonesia baru dimulai sejak munculnya arde baru
B. perencanaan ekonomi di indonesia baru dimulai sejak dibentuk BAPPENAS
C. perencanaan ekonomi di indonesia sudah dimulai sejak tahun 1947 dengan nama Plan Produksi Tiga Tahun RI.
D. perencanaan ekonomi di indonesia baru dimulai pada tanggal 1 april 1969 dengan nama pelita 


BERIKUTNYA :

- Modul 8 : ESPA4229 - Ekonomi Pembangunan           
 

Saturday, August 12, 2017

Modul 6 : ESPA4229 - Ekonomi Pembangunan

Modul 6 : ESPA4229 - Ekonomi Pembangunan

ESPA4229 - EKONOMI PEMBANGUNAN


RANGKUMAN

MODUL 6

Perunahan Struktural dalam Proses Pembangunan




Kegiatan Belajar 1

Pertumbuhan Ekonomi dan Determinannya

          Ada tiga macam klasifikasi mengenai kemajuan teknologi, yaitu :
  1. kemajuan teknologi yang bersifat netral.
  2. kemajuan teknologi yang bersifat menghemat tenaga kerja ( labor saving ), dan
  3. kemajuan teknologi yang bersifat menghemat modal ( capital saving ).
          Menurut Rodrik & Subramaniam (2003), ada empat fungsi institusi dalam kaitannya dengan mendukung kinerja perekonomian yaitu : 
- menciptakan pasar ( market creating ) : institusi yang melindungi hak kepemilikan dan memastikan pelaksanaan kontrak.
- mengatur pasar ( market regulating ) : institusi yang bertugas mengatasi kegagalan pasar yakni institusi yang mengatur masalah eksternalitas.
- skala ekonomi ( economics of scale ), dan ketidaksempurnaan informasi untuk menurunkan biaya transaksi.
- menjaga stabilitas ( market stabilizing ) : situasi yang menjaga agar tingkat inflasi rendah, meminimumkan ketidakstabilan makroekonomi, dan mengendalikan krisis keuangan ; serta melegitimasi pasar ( market legitimizing ) : institusi yang memberikan perlindungan sosial dan asuransi, termasuk mengatur redistribusi dan mengelola konflik.
          
          Menurut Kuznets, ada tiga komponen pokok dari pertumbuhanekonomi yaitu sebagai berikut :
  1. Kenaikan output nasional secara terus - menerus merupakan perwujudan dari pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan kemampuan suatu perekonomian dalam menyediakan berbagai macam barang ekonomi, serta juga sebagai tanda kematangan ekonomi.
  2. Kemajuan teknologi merupakan syarat perlu ( neccessary condition ) bagi pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan, namun bukan merupakan syarat cukup ( sufficient condition ) dalam merealisasikan potensi pertumbuhan yang terkandung dalam teknologi baru.
  3. Penyesuaian kelembagaan, sikap, dan ideologi harus segera dilakukan. Adanya inovasi teknologi tanpa disertai adanya inovasi sosial ibarat sebuah bola lampu tanpa aliran listrik. Potensi ada namun tanpa input yang melengkapi, tidak akan berarti apa - apa.



Tes Formatif 1

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1. Hal - hal berikut ini adalah faktor - faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi adalah sebagai berikut, kecuali .....
A. proses akumulasi modal
B. diseconomies of scale
C. kemajuan teknologi
D. sumber daya kelembagaan

2. Hal - hal berikut yang termasuk dalam investasi pada modal manusia ( human capital investment ) dari kegiatan - kegiatan di bawah ini adalah .....
A. pembangunan saluran irigasi
B. pembangunan jalan raya
C. program - program latihan kerja
D. subsidi pupuk

3. Yang tidak termasuk karakteristik pertumbuhan ekonomi modern menurut Simon Kuznets adalah .....
A. kenaikan output nasional secara terus menerus
B. adanya kemajuan teknologi
C. adanya penyesuaian kelembagaan, sikap dan ideologi
D. kemajuan teknologi merupakan syarat cukup

4. Tokoh - tokoh di bawah ini yang mempelajari secara mendalam proses tranformasi struktural, kecuali .....
A. Andre Gunder Frank
B. Simon Kuznets
C. Hollis Chenery
D. Moises Syrquin

5. Pernyataan yang salah mengenai ekonom yang bernama Douglas C. North adalah .....
A. pernah memperoleh hadiah Nobel di bidang ekonomi
B. menekankan pentingnya institusi dalam pembangunan
C. mengkritik teori Neoklasik
D. peran institusi dalam pertumbuhan dan pembangunan ekonomi tidak tersentral  



Kegiatan Belajar 2

Proses Transformasi Struktural

          Proses transformasi struktural ditandai oleh perubahan struktur ekonomi yang dicerminkan oleh perubahan kontribusi sektoral ( shiff - share ) di dalam pendapatan nasional. Pada awalnya perekonomian bersifat subsisten dengan sentor pertanian tradisional sebagai basisnya kemudian beralih menjadi perekonomian yang lebih modern dengan sektor industri pengolahan dan jasa sebagai motor penggerak ekonomi.
          Menurut para ahli ekonomi kelembagaan, secara empiris sudah dibuktikan bahwa peran institusi dalam proses pertumbuhan dan pembangunan ekonomi sangat sentral. Institusi adalah aturan - aturan yang mengatur interaksi politik, ekonomi, dan sosial, baik aturan informal ( adat istiadat, tradisi, norma sosial, dan agama ) maupun aturan formal ( konstitusi, undang - undang, peraturan - peraturan, dan hak kepemilikan ).
          Proses transformasi di sektor pertanian memiliki tiga tahap. Tahap pertama, pertanian tradisional yang produktivitasnya rendah. Kedua, tahap penganekaragaman produk pertanian sudah mulai terjadi di mana produk pertanian sudah ada yang dijual ke sektor komersial, namun penggunaan modal dan teknologi masih rendah. Ketiga, tahap yang menggambarkan pertanian modern yang produktivitasnya sangat tinggi yang disebabkan oleh penggunaan modal dan teknologi yang tinggi pula. Pada tahap ini produk pertanian seluruhnya ditujukan untuk melayani keperluan pasar komersial.
          Dua sumber inovasi teknologi yang dianggap dapat meningkatkan hasil - hasil pertanian, yaitu :
  1. pengenalan terhadap mekanisme pertanian sebagai ganti tenaga kerja manusia. Pengenalan terhadap peralatan untuk menghemat tenaga semacam itu ( misalnya traktor - traktor besar ) akan mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap volume output setiap tenaga kerja, terutama sekali kalau tanah yang ditanami itu luas dan tenaga kerjanya agak langka.
  2. inovasi biologis ( seperti bibit unggul ) dan kimiawi ( pupuk buatan, pestisida, dan insektisida ) merupakan usaha untuk memperbaiki mutu tanah yang ada dengan meningkatkan hasil ( produktivitas ) per hektar meskipun memang tidak langsung meningkatkan output setiap tenaga kerja.  



Tes Formatif 2

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat !

1. Tidak termasuk jenis - jenis modal yang mengakibatkan terjadinya proses akumulasi modal .....
A. fisikal
B. insani
C. sosial
D. warisan dari generasi ke generasi

2. Proses transisi demografis selalu mengiringi transformasi struktural di sebagian besar NSB yang ditandai dengan .....
A. pertumbuhan dan kontribusi sektoral
B. pertumbuhan jumlah, tingkat pendidikan, dan distribusi sektoral angkatan kerja
C. derajat kepemilikan aset pada setiap kelompok masyarakat
D. rendahnya tingkat kelahiran dan kematian

3. Strategi - strategi modernisasi pertanian dapat dilakukan dengan cara - cara di bawah ini, kecuali .....
A. perbaikan teknologi dan inovasi
B. penggunaan teknologi modern dengan menggunakan mesin - mesin dan traktor - traktor besar
C. perbaikan pola pemilikan tanah
D. adanya kebijakan - kebijakan penunjang ( misalnya insentif, subsidi, dan kebijakan harga )

4. Perubahan yang sistematis pada komposisi sektoral pada variabel permintaan domestik, perdagangan internasional, dan tingkat produksi seiring dengan kenaikan tingkat pendapatan dalam transformasi struktural disebabkan oleh interaksi antara .....
A. efek permintaan karena kenaikan pendapatan dengan efek penawaran karena perubahan pada faktor proporsi dan teknologi.
B. elastisitas harga permintaan domestik pada sebagian besar komoditas dengan elastisitas perdagangan internasional ( ekspor - impor ).
C. efek penawaran karena kenaikan pendapatan dengan efek permintaan karena perubahan pada faktor proporsi dan teknologi.
D. efek permintaan karena menurunnya pendapatan.

5. Kebijakan - kebijakan pemerintah yang tidak sejalan dengan proses redistribusi dalam proses transformasi struktural yaitu .....
A. industrialisasi yang bersifat padat karya dan lokasi industrinya tidak mendorong terjadinya urbanisasi
B. redistribusi aset - aset produktif, misalnya melalui landreform
C. investasi besar - besaran di sektor industri yang berteknologi tinggi
D. meningkatkan akses masyarakat pada sarana pendidikan karena kesenjangan pada bidang pendidikan sering kali berdampak pada kesenjangan pada bidang - bidang lainnya 


BERIKUTNYA :

- Modul 7 : ESPA4229 - Ekonomi Pembangunan